Alhamdulillah... Allah memberikan saya kesempatan untuk bisa melihat negeri tentangga, yaitu Singapura. Tidak pernah terbayangkan oleh saya sebelumnya kalau ini benar terjadi. Harapan sih ada, tentu aja.. hehehe.. tapi masih gak sangka aja.. kejadiannya begitu cepat.. :) . I don't know what more sentence or words should i say to my cousin, kakak Linda. Thank u soo much,,,,, :*
Saya berangkat ke Singapura dengan adik saya pada hari Kamis 1 Maret 2012 dengan pesawat penerbangan jam 17:50 WIB. emm...hehehe..sebenarnya ini pengalaman pertama saya untuk bepergian dengan pesawat dan pengalaman pertama juga mengunjungi negeri orang, honestly...at that time i was nervous ... :D ..
oh,, ya.. pada minggu sebelumnya saya memang sudah sempat dapat informasi banyak sebagai pengetahuan saya untuk ketika berada di bandara Indonesia maupun bandara Singapura... :D .. maklum pengalaman pertama dan khawatir yang agak lebih besar karena pengetahuan yang minim.
Sesampainya kami di bandara yang kami lakukan adalah minum obat anti mabuk.. hehehhe..maklum penerbangan pertama kali, jadi belum tahu bagaimana kondisi ketika di dalam pesawat yang sedang terbang.. hehehehe.. jadi buat jaga-jaga agar tidak muntah, kami minum obat anti mabuk. Pada saat berangkat mama, ua dan Ilham, adik ku yang kecil, ikut mengantar kami sampai ke bandara.
Setelah kami minum obat anti mabuk, kami langsung masuk ke dalam bandara yang di mana kami tidak bisa lagi bersama-sama mama, ua dan Ilham. Setelah itu kami mencoba mencari counter dari pesawat yang akan mengantar kami ke Singapura. Tapi ternyata counternya belum buka. Kamin pun akhirnya memutuskan untuk mencari musholah untuk shalat Dzuhur dan menggabungkannya dengan shalat Ashar. Setelah selesai shalat kami kembali mengecek counter pesawat tersebut dan terlihat belum juga buka, kami tunggu beberapa saat, tapi adik saya mendapatkan informasi dari kakak sepupu bahwa semestinya couter sudah buka. Akhirnya kami coba mencari petugas dan bertanya, dan petugasnya bilang kalau kami sudah bisa antri, padahal kami lihat bahwa counter untuk pesawat kami belum buka. Kami pun mengikuti saran petugas tersebut dan kami berdiri di antrian yang tidak teralu panjang.
Tidak lama giliran kami untuk melakukan pengecekan tiket dan penimbangan bagasi. Karena agak nervous pada saat check in counter kami pun lupa untuk bilang ke mba petugasnya agar saya dan adik saya dapat duduk bersebelahan.. hehehehhe... kami berserah dan terus berdo'a agar kami duduk bersebelahan. Kemudian hal selanjutnya yang harus kami lakukan adalah ke counter Imigrasi. Well, kami pun tidak tahu itu ada di mana, dan bermodalkan petunjuk dan bertanya alhamdulillah kami pun menemukan tempatnya. Dengan sebelumnya hampir salah masuk dan salah antri.. hehehhehe...
Kami pun antri untuk menuju counter Imigrasi untuk mengecek tiket dan passport. Antrian cukup panjang dan alhamdulillah semua lancar.. legaaa rasanya.. hehehhe... karena kami datang terlalu cepat, kami pun harus menunggu sampai gate ke pesawat dibuka. Duduk-duduk sambil memerhatikan berbagai hal yang terjadi di sekitar. Tiba saatnya kami untuk menuju gate penerbangan dan kami harus melewati pemeriksaan barang terlebih dahulu. Disini lebih teliti, jaket dan aksesoris harus dibuka. Alhamdulillah lolos dan sempat diledekin sama petugasnya karena saya dan adik saya menggunakan banyak aksesoris... Kami memang suka dengan aksesoris.. :) . oke done and go to the next place, dimana tiket kami pun diperiksa kembali dan menunggu sebentar untuk naik ke pesawat. Tidak lama kemudian kami pun berajalan menuju pesawat dan mencari tempat duduk kami dan alhamdulillah saya dan adik saya duduk bersebelahan dan dekat jendela lagi... alhamdulillah yaa Rabb... :)
Alhamdulillah kami pun bertemu dengan kak Linda, kakak sepupu kami. Senangnya... :D
Kami tidak langsung beranjak pergi dari Bandara. Tapi kami berfoto dulu lalu cari tempat makan. Untuk pertama kalinya saya dan adik makan di Singapura.. hehehe... agak canggung dan bingun dengan menu dan suasananya.. hehehhe.. maklum, baru sampai dan masih terasa asingnya. Akhirnya kak Linda yang memilihkan menu dan membantu memesankannya untuk kami. Setelah makan malam kami berajak pergi dari Bandara menuju tempat tinggal kak Linda..
Tidak lama giliran kami untuk melakukan pengecekan tiket dan penimbangan bagasi. Karena agak nervous pada saat check in counter kami pun lupa untuk bilang ke mba petugasnya agar saya dan adik saya dapat duduk bersebelahan.. hehehehhe... kami berserah dan terus berdo'a agar kami duduk bersebelahan. Kemudian hal selanjutnya yang harus kami lakukan adalah ke counter Imigrasi. Well, kami pun tidak tahu itu ada di mana, dan bermodalkan petunjuk dan bertanya alhamdulillah kami pun menemukan tempatnya. Dengan sebelumnya hampir salah masuk dan salah antri.. hehehhehe...
Kami pun antri untuk menuju counter Imigrasi untuk mengecek tiket dan passport. Antrian cukup panjang dan alhamdulillah semua lancar.. legaaa rasanya.. hehehhe... karena kami datang terlalu cepat, kami pun harus menunggu sampai gate ke pesawat dibuka. Duduk-duduk sambil memerhatikan berbagai hal yang terjadi di sekitar. Tiba saatnya kami untuk menuju gate penerbangan dan kami harus melewati pemeriksaan barang terlebih dahulu. Disini lebih teliti, jaket dan aksesoris harus dibuka. Alhamdulillah lolos dan sempat diledekin sama petugasnya karena saya dan adik saya menggunakan banyak aksesoris... Kami memang suka dengan aksesoris.. :) . oke done and go to the next place, dimana tiket kami pun diperiksa kembali dan menunggu sebentar untuk naik ke pesawat. Tidak lama kemudian kami pun berajalan menuju pesawat dan mencari tempat duduk kami dan alhamdulillah saya dan adik saya duduk bersebelahan dan dekat jendela lagi... alhamdulillah yaa Rabb... :)
Alhamdulillah beberapa jam kemudian kami pun tiba di Changi Airport. Kami mencari arah panah yang menunjukkan arah menuju counter Imigrasi, alhamdulillah we found it dan kami pun menuju counter Imigrasi dan bergabung dalam antrian. i was a little nervous again.. hahahha... padahal kami tidak berbuat yang salah, well, it's because as i told you before, first experience.. :D alhamdulillah lolos dan waktunya untuk mencari arah tempat bagasi. Di sini kami sempat bingung, karena sempat gak ketemu arahnya, tapi alhamdulillah ketemu juga. Jujur saja, Changi Airport itu sangat bagus, rapi dan besih.. saya bisa bilang petunjuk arahnya cukup jelas. Dan kami pun menunggu untuk beberapa saat sampai akhirnya melihat koper warna merah muda, koper adik saya. Kami segera mangambilnya dan kemudian berpikir lagi sambil cari arah menuju keluar area Bandara. Karena rencananya kakak sepupu akan menjemput kami di lobi luar.
Pada saat itu kami belum berhubungan dengan kakak sepupu, karena entah kenapa ponsel kami tidak dapat digunakan padahal saya telah mengaktifkan nomor agar bisa digunakan selama di Singapura. Alhamdulillah akhirnya kami menemukan juga jalan menuju ke luar area bandara. Kami sambil melihat-lihat dan mencari-cari kakak sepupu kami, karena menurut rencana kami akan bertemu di luar Bandara. Tapi kami tidak menemukan kakak sepupu kami. Maka kami pun menepi mencari tempat yang nyaman untuk berpikir dan menunggu kakak sepupu. Ketika menunggu saya pun penasaran kenapa ponsel saya tidak bisa saya gunakan. Saya coba otak-atik dan alhamdulillah saya menemukannya, ternyata saya harus mencari provider di sana yang bekerja sama dengan provider yang saya gunakan di Indonesia. Oke, saya pun mengaktikannya dan beberapa saat kemudian alhamdulillah ponsel saya sudah dapat digunakan. Dan saya pun mulai mengirim pesan melalui messenger kepada kakak sepupu saya dan memberitahunya kalau saya dan adik sudah sampai di Bandara Changi. Dan tidak lama kemudian kakak sepupu pun menjawab dan memberitahukan kalau kakak masih di kereta dan meminta kami untuk tunggu sebentar. Kakak terkejut karena tidak menyangka kalau kami datang lebih awal dari perkiraan. Akhirnya saya dan adik saya berusaha mencari tempat lain yang lebih nyaman untuk menunggu kakak. Kami pun menemukan di lobi Bandara ada deretan kursi kosong, kami pun memutuskan untuk menunggu kakak di sana. Saya biarkan mata saya menyapu area sekeliling saya dan menikmati berbagai perbedaan yang saya temui, mulai dari kebersihan dan kenyamanan lingkungan bandara, padatnya restoran, para pekerja yang masih sibuk dengan tugasnya masig-masing, sampai orang-orang yang berbeda.. hehehhe... itu adalah tempat pertama dimana saya melihat orang India secara langsung dan bisa berlama-lama.. hahahha.. agak nora sih, tapi saya tidak perduli, saya memperhatikan orang India yang saya temui, tapi tetap berusaha agar mereka tidak curiga.. hahahha...
Alhamdulillah kami pun bertemu dengan kak Linda, kakak sepupu kami. Senangnya... :D
Kami tidak langsung beranjak pergi dari Bandara. Tapi kami berfoto dulu lalu cari tempat makan. Untuk pertama kalinya saya dan adik makan di Singapura.. hehehe... agak canggung dan bingun dengan menu dan suasananya.. hehehhe.. maklum, baru sampai dan masih terasa asingnya. Akhirnya kak Linda yang memilihkan menu dan membantu memesankannya untuk kami. Setelah makan malam kami berajak pergi dari Bandara menuju tempat tinggal kak Linda..